Wednesday, 2 October 2013

"Gaya hidup" atau "Hidup Gaya" ?!

Pada masa kini membicarakan tentang kehidupan sosial yang telah dipengaruhi oleh era globalisasi dengan teknolgi yang bisa diakses oleh siapa pun, kapan pun, bahkan dari golongan manapun membuat semua orang memiliki pola pikir yang serba praktis tanpa memikirkan dampak dari hal tersebut, hal inilah yang mendorong adanya faktor gaya hidup masyarakat yang berbeda.
Adanya gaya hidup setiap orang  juga mempengaruhi berbagai aspek kehidupan seperti adanya rasa
"Keharusan" seseorang memiliki suatu barang atau "hal" yang bukan hanya dilihat dari fungsi barang tersebut melainkan dari harga diri seseorang jika menggunakan barang tersebut.
hal ini merupakan permasalahan di masa kini, dimana membuat banyak orang memikirkan kesenangan dan kepuasaan belaka hanya untuk dipandang lebih oleh orang lain.

bahkan "gaya hidup" sekarang berubah status menjadi "hidup gaya", karena perkembangan jaman yang tanpa disadari menuntut masyarakat untuk mengikutinya.
contoh hal kecil dan paling umum adalah Elektronik atau saya sempitkan menjadi Gadget.
Perkembangan dan persaingan Gadget masa kini membuat para konsumennya dapat memilih dengan bebas, sesuai selera masing-masing, dari merk/brand yang ternama sampai yang biasa saja, hingga harga puluhan juta pun disanggupi demi memenuhi kebutuhan gaya hidupnya.
tetapi mirisnya banyak orang yang memiliki cara pandang yang umum tanpa memikirkan positif atau negatifnya, misal hidupnya yang biasa saja meminta atau lebih lagi menuntut orangtuanya untuk membelikan Gadget yang sedang booming tersebut.
inilah yang disebut dengan "hidup gaya" memaksakan sesuatu yang diluar kemampuan ekonominya demi memenuhi kehidupannya tersebut.
dampak negatif bisa terjadi oleh siapa pun dan tidak kenal usia, inilah yang harus diperhatikan dari globalisasi yang sekarang terjadi.
dari masalah diatas, seyogyanya masyarakat menjadi konsumen cerdas menggunakan dan menanggapi masalah global tersbut dan dapat memanfaatkannya untuk membentuk karakter sosial yang baik bukan semata-mata hanya untuk memikirkan status sosial.
sangat jarang orang yang memiliki cara pandang yang berbeda tentang dampak globalisasi tersebut
inilah mengapa gaya hidup dapat merubah kehidupan sosial seseorang.
tetapi dari era globalisasi banyak juga  dampak positif yang dapat dicapai misal membuat hasil karya anak bangsa dilihat dan diakui oleh dunia luar, bisa mengapai cita-cita untuk tinggal atau sekolah diluar negeri dan sebagainya.
Jadi menurut saya globalisasi bisa menjadi hal yang baik dan positif jika seseorang bisa mengikutinya dengan prinsip-prinsipnya yang dapat membangun kehidupan sosial yang bermanfaat.

Sekian tulisan tersebut, lebih kurang nya mohon dimaafkan dan semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment